You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
IMG 20260423 WA0047
photo Tiyo Surya Sakti - Beritajakarta.id

Inovasi Layanan Adminduk Laksana Sultan Sambangi SMKN 15 Jakarta

Suku Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil) Jakarta Selatan mengadakan layanan jemput bola bertajuk Laksana Sultan (Layanan Anak Sekolahnya Sudin Dukcapil Jakarta Selatan) di SMKN 15 Jakarta, Kecamatan Kebayoran Baru.

"Setiap sekolah dapat memanfaatkan layanan ini"

Kepala Sektor Dukcapil Kecamatan Kebayoran Baru, Dwi Basuki mengatakan, program tersebut merupakan bentuk layanan proaktif untuk mempermudah administrasi kependudukan di lingkungan pendidikan. 

Dukcapil DKI Jemput Bola Data Pendatang Pascalebaran

Menurutnya, layanan ini difokuskan pada perekaman KTP elektronik (KTP-el) bagi pelajar berusia 16 tahun serta pencetakan KTP bagi yang sudah berusia 17 tahun.

"Selain perekaman bagi peserta didik, terdapat juga layanan aktivasi Identitas Kependudukan Digital (IKD) bagi guru serta konsultasi administrasi kependudukan lainnya,' ujarnya, Kamus (23/4).

Dwi menjelaskan, berdasarkan pendataan awal dari pihak sekolah, target sasaran kegiatan di SMKN 15 Jakarta sekitar 60 pelajar. Pihaknya juga memberikan kemudahan dengan mengantarkan KTP-el yang telah dicetak langsung ke sekolah dan dilanjutkan dengan proses aktivasi IKD.

"Kami berharap setiap sekolah dapat memanfaatkan layanan ini. Dengan demikian, saat pelajar genap berusia 17 tahun, mereka tidak perlu lagi melakukan perekaman di kantor kelurahan dan cukup mengambil KTP di sekolah," terangnya.

Ia menambahkan, terkait transformasi digital, target aktivasi IKD di wilayah DKI Jakarta saat ini sebesar 30 persen dan akan terus ditingkatkan. 

"Identitas digital dinilai lebih praktis karena dapat diakses melalui telepon seluler," ungkapnya.

Dwi menuturkan, penerapan identitas digital menjadi penting karena layanan publik kini berbasis Satu Data. Nomor Induk Kependudukan (NIK) berlaku secara nasional dan terintegrasi dengan Direktorat Jenderal Dukcapil Kementerian Dalam Negeri.

"Data tersebut dapat dimanfaatkan untuk perencanaan pembangunan, penyaluran bantuan sosial, hingga layanan perbankan yang ke depan tidak lagi memerlukan KTP fisik," bebernya.

Ketua PMI Jakarta Selatan, Mundari menyampaikan, kegiatan ini juga dilengkapi dengan layanan pemeriksaan kesehatan, seperti pengecekan golongan darah, tekanan darah, serta deteksi penyakit tidak menular bagi siswa dan guru. 

"Data hasil pemeriksaan ini akan diintegrasikan dengan sistem Dukcapil," ucapnya.

Sementara itu, Staf Tata Usaha SMKN 15 Jakarta, Ahmad Mustopa mengapresiasi layanan jemput bola tersebut karena sangat membantu pelajar dalam mengurus dokumen kependudukan.

"Para murid tidak perlu lagi meluangkan waktu ke kantor kelurahan. Selain itu, KTP mereka juga diantarkan langsung ke sekolah," imbuhnya.

Ia memaparkan, jumlah peserta yang mengikuti kegiatan ini mencapai 61 peserta didik yang terdiri dari mayoritas pelajar kelas X dan sekitar 11 pelajar dari kelas XI.

"Harapan kami, kolaborasi ini dapat terus berlanjut. Secara umum kegiatan berjalan lancar, meskipun terdapat beberapa siswa yang sudah melakukan perekaman mandiri sebelumnya," tandasnya.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Pemprov DKI Perpanjang PJJ Sampai 8 September

    access_time07-09-2026 remove_red_eye7735 personDessy Suciati
  2. Ini Pemicu Kenaikan Harga Cabai Rawit Merah di Jakarta

    access_time08-09-2026 remove_red_eye2991 personAldi Geri Lumban Tobing
  3. Pramono Imbau Warga Proaktif Urus Kartu Layanan Transportasi Gratis

    access_time08-09-2026 remove_red_eye1861 personDessy Suciati
  4. Kuota Guru ASN Terbatas, Komisi A Minta Tenaga Pendidik Non-ASN Diberi Ruang

    access_time08-09-2026 remove_red_eye1177 personFakhrizal Fakhri
  5. Trotoar Sepanjang Jalan Fachrudin Ditata Petugas Gabungan

    access_time09-09-2026 remove_red_eye1171 personFolmer